Tahu Gejrot, Makanan Pedesaan yang Memasyarakat

Wednesday, November 11, 2009 , Posted by Alfian at 7:56 AM

Tahu gejrot adalah tahu yang disiram dengan air gula. Menurut cerita masyarakat, nama makanan ini diambil dari cara membubuhkan air gula pada tahu, yaitu dengan mengocok-ngocok botol yang berisi air gula lalu digejrot sehingga air gula keluar dai tutup botol yang berlubang kecil. Tahu gejrot biasa dihidangkan dalam 2 buah cobek yang terbuat dari tanah liat berukuran telapak tangan orang dewasa. Cobek pertama digunakan untuk meletakkan potongan tahu. Cobek yang kedua digunakan untuk mengulek bawang merah, cabe rawit dan garam. Kemudian ditambahkan kuah air gula merah. Air gula tersebut umumnya disiapkan oleh pedagang dari rumah dan dimasukkan kedalam botol kecap. Kemudian siram ulekkan bumbu yang telah tercampur dengan air gula merah di atas potongan tahu. Konon tahu gejrot merupakan perpaduan masakan Cina dan Cirebon.

Sebenarnya tahu gejrot merupakan makanan pedesaan. Belum jelas benar, kapan makanan ini mulai dibuat. Kehadiran makanan inidi Kota Cirebon dibawa oleh pedagan dari Ciledug, Kabupaten Cirebon, dijajakan dengan cara dipikul.

Para pedagang berjaja dengan cara nglaju (pulang pergi desa – kota), dan ada pula yang kemudian menetap di kota. Dalam waktu singkat, tahu gejrot memasyarakat, disukai semua kalangan. Bahkan, makanan ini lebih populer di wilayah kota ketimbang di daerah asalnya. Namun, hingga sekarang tahu sebagai bahan dasar masih diproduksi di wilayah kabupaten termasuk di daerah asal makanan ini.







Terimakasih telang berkunjung.

Jika ada yang ingin ditanyakan atau

menanggapi tulisan saya, Silakan tinggalkan komentar.

Post a Comment